Food Fact: Kandungan antioksidan dalam Kubis (Brassica oleracea var Capitata L.)

Senin, 29 April 2019 13:42 WIB

Kandungan antioksidan dalam Kubis (Brassica oleracea var Capitata L.)

Antioksidan merupakan suatu substansi yang dapat melawan proses oksidasi atau menghambat reaksi yang dipengaruhi oksigen atau peroksida. Antioksidan juga dapat diartikan sebagai suatu molekul yang dalam jumlah atau kadar yang sedikit dibandingkan dengan biomolekul, yang diharapkan mampu untuk melindungi, dapat mencegah, ataupun mengurangi luasnya kerusakan oksidatif dari biomolekul. Diet antioksidan dapat mempengaruhi ROS untuk menghambat pembentukan reactive oxidant.

 

Phenolic compounds menunjukkan aktifitas antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan dengan vitamin dan karotenoid, serta merupakan antioksidan yang berperan sebagai agen pelindung, mengurangi tingkat kerusakan oksidatif dari ROS pada tubuh manusia dan menghambat perkembangan penyakit kronik seperti oksidasi dari LDL, dimana memiliki peranan penting terhadap aterosklerosis.

Karotenoid merupakan pigmen warna kuning, oranye, dan merah yang terdapat banyak dalam buah dan sayuran, serta kebanyakan karotenoid merupakan prekursor dari vitamin A. Karotenoid terbanyak dalam spesies Brassica adalah lutein dan β-karoten. 11 Karotenoid umumnya bekerja sebagai antioksidan, yaitu menangkap radikal bebas, terutama radikal peroksil dan hidroksi maupun oksigen singlet. Vitamin C dan vitamin E bekerja sinergis dengan β-karoten untuk melindungi tubuh dan mencegah berbagai penyakit seperti, menghambat pertumbuhan sel kanker, mencegah serangan jantung, mencegah katarak, dan lain-lain

Shared: