HMJ Ilmu dan Teknologi Pangan
Universitas Muhammadiyah Malang
HMJ Ilmu dan Teknologi Pangan
Universitas Muhammadiyah Malang

SHARE'I : Misteri dalam Mie Instan

Author : Administrator | Minggu, 04 Juni 2017 01:19 WIB

Hai sahabat Share'i, pasti sering makan mie instan dong. Tapi kalian udah pernah kenalan belum sama mie instan? Makanan yang satu ini punya segudang misteri lho.. Penasaran kan? Yuk simak guys😊

1. Mie instan mengandung lilin buktinya air rebusannya berubah jadi kuning?
Hmm ini mitos ya sobat, dalam pembuatan mie instan sama sekali tidak ada penambahan lilin. Penyebab warna kuning adalah proses pembuatan mie instan dengan penggorengan deep frying dan terdapat banyak betakaroten sehingga ketika proses penggorengan deep frying warna akan terserap ke dalam mie sehingga saat direbus air mie akan berubah warna menjadi kuning.

2. Mie instan menggunakan bahan pengawet yang berbahaya bagi kesehatan?
Faktanya bahan pengawet yang digunakan sudah mendapat lisensi dari BPOM dan dijamin keamanannya. Selain itu proses deep frying juga bertujuan mengurangi kadar air sehingga mie instan tahan lama. 


3. Air rebusan mie instan berbahaya sehingga harus dilakukan 2 kali proses perebusan?
Lagi-lagi ini mitos ya sobat, air yang dipakai untuk merebus mie instan malah mengandung zat gizi lho! Inget iklan mie yang bilang kalau mie mengandung vitamin dan mineral? Nah, vitamin dan mineral yang larut dalam air berada pada air rebusan mie. Selain itu minyak yang keluar saat proses perebusan mengandung betakaroten dan tokoferol. Sayangkan kalau dibuang☺

4. Merebus mie instan bersama bumbunya dapat menyebabkan mie bersifat karsiogenik (penyebab kanker)? Bumbu mie instan dianjurkan untuk tidak dimasak pada suhu lebih dari 100°C karena akan berpengaruh pada perubahan rasa dari mie tersebut bukan karena bersifat karsinogenik. Oh, pantesan dalam panduan pembuatan mie instan bumbunya tidak dimasak. 

5. Benar gak sih makan mie instan bersama nasi putih lebih mengenyangkan?
Makan mie instan bersama dengan sumber karbohidrat lain menyebabkan kelebihan kalori karena kandungan kalori dari mie instan sudah tinggi. Jika terlalu sering makan mie instan dengan sumber karbohidrat lain dapat menyebabkan kegemukan hingga obesitas.

6. Tekstur kenyal mie instan didapatkan karena bahan baku dari mie instan adalah karet?
Ini mitos ya sobat, sebagaimana yang kita ketahui mie instan terbuat dari terigu yang mengandung gluten. Nah, gluten inilah yang menyebabkan tekstur kenyal pada mie instan. Jadi tidak ada karet yang ditambahkan ya..
.
❌ Cara yang salah makan mie instan!
1. Makan mie instan 3x sehari
● 1 bungkus mie instan mengandung 400 kalori. Jika kita sehari memakan mie instan sebanyak 3x maka kalori yang kita dapatkan 1200 kal, sedangkan angka kebutuhan kalori perhari adalah 1200 kal ditambah dengan makanan lain yang tinggi kalori seperti santan, gorengan, minuman gula. Hal ini akan melampaui angka kebutuhan kalori/harinya.
● Kandungan natrium 1 bungkus mie instan yaitu 800 mg jika kita mengonsumsi mie instan 3x sehari maka natrium yang kita dapat 2400 mg. Hal ini melebihi standart natrium perhari yaitu 2000 mg/hari. Akibat dari kelebihan natrium bagi tubuh kita adalah akan mengakibatkan resiko hipertensi dan memperparah Maag.

2. Mie instan tidak cocok untuk penderita Autism karena mengandung gluten
.
✔ Cara yang dianjurkan untuk mengonsumsi mie instan!
1. Mie instan dimakan sebagai makanan pembantu sementara (selingan). Jangan dikonsumsi terus menerus!

2. Campur mie instan dengan sayuran (sumber serat, vitamin, mineral) serta protein (telur,ikan,daging). Karena pada mie instan hanya terdapat karbohidrat. Sedangkan protein, vitamin, serat, dan mineral hanya sedikit bahkan tidak ada.
.
"You are what you eat"

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image