HMJ Ilmu dan Teknologi Pangan
Universitas Muhammadiyah Malang
HMJ Ilmu dan Teknologi Pangan
Universitas Muhammadiyah Malang

SHARE'I : Zero Foodwaste #2

Author : Administrator | Sabtu, 03 Juni 2017 13:03 WIB

Food waste atau sampah makanan adalah makanan yang terbuang dan menjadi sampah. Definisi sampah dapat dilihat dari berbagai sisi sehingga berbagai lembaga dan organisasi dapat menggunakan definisi yang berbeda-beda mengenai sampah makanan ataupun makanan yang terbuang. Setidaknya pada tahun 2013 setengah dari total makanan yang diproduksi manusia terbuang menjadi sampah. Di negara miskin dan berkembang, sebagian besar makanan terbuang dalam proses produksi dan pengolahannya karena proses yang belum efisien. Sedangkan di negara maju, makanan terbuang lebih banyak dari sisi konsumsinya dan setiap individu dapat membuang sekitar 100 kg makanan per tahun.

Penyebab terjadinya food waste adalah produksi, pengolahan pangan, dan penjualan.

·         Produksi : pertanian meningkat 0,5% per tahun, tetapi konsumsi menurun.

·         Penjualan harga terlalu murah atau terlalu mahal. Harga murah tidak menjadfi indikator konsumsi akan meningkat.

·         Pengolahan;: tidak sesuai dengan kemauan para konsumen

Di industri sendiri presentase terjadinya foodwaste hanya 1-1,5%, hal itu sendiri dikarenakan seluruh proses yang ada di industri itu sudah benar-benar menerapkan sistem HACCP, sehingga memperkecil pembuangan dari bahan, meskipun ada bahan yang rusak ataupun tidak terpakai oleh pihak industri akan diolah kembali untuk menjad produk yang baru dan memiliki nilai jual yang cukup menguntungkan untuk perusahaan

Zero food waste di indonesia kurang begitu menonjol, karena inonesia berada dalam fase kelaparan bukan kekurangan. Terapkan dalm diri sendiri yaitu think, eat, dan save.

Think : pikirkan kebutuhan.

Eat : kebutuhan tubuh.

Save : simpan untuk hari-hari selanjutnya.

Sebagai anak ITP untuk mengurangi zero food waste kita harus dapat menciptakan inovasi produk dari bahan-bahan yang kurang diberdayakan sehingga dapat mengurangi zero food waste di indonesia.

Dampak dari zero food waste adalah pada perekonomian dan perubahan iklim.

·         Perubahan iklim : produksi gas yang dihasilkan oleh makanan yang terbuang lebih banyak dari produksi polusi dari asap kendaraan.

·         Perekonomian ; jika penumpukan zero foodwaste di suatu negara semakin banyak dan meningkat, maka perekonomian negara tersebut akan menurun juga

Sampah makanan organik : jika membusuk produksi gas CO2 lebih banyak dari polusi yang dihasilkan dari 5 mobil. Jika terjadi penumpukan yang sangat lama maka lambat laun akan mempengaruhi iklim yang ada.

 

Solusi yang harus diambil untuk memperkecil adanya zero food waste adalah

1.      Tanamkan pola pikir untuk tidak membuang-buang makanan

2.      Denda. Misal, di Eropa sendiri menerapkan denda kepada para konsumen, jika makanan tidak dihabiskan. Denda yang dikenakan seharga makanan yang dibeli.

Makanan yang sudah tidak terpakai akan sulit atau tidak mudah untuk diambil atau diolah secara layak. Lahan yang kurang produktif dapat digunakan kembali contohnya di Afrika.

Sampah yang ada di bank sampah, dapat diolah menjadi kompos.

Di jepang tidak memerlukan pemerintah untuk mengolah sampah yang ada di negara jepang, karena oleh penduduk jepang sendiri sampah dapat diolah oleh para masyarakat yang ada di negara tersebut 

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image